Ignis Natura Renovatur Integra. Powered by Blogger.
RSS

Lagu Rakyat

bulan mei
tengah hari
matahari memercik
pada bulir-bulir padi
bayang-bayang menari
sepanjang jalan sunyi.

di padang rumput
sebaris pohon
menggoyangkan daun
bagai tangan lumpuh.

segumpal awan
malas dan gontai
gemetar
lalu melenyap.

langit biru
luas membentang
bagai kuburan kosong!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kusapa Sepi

kusapa sepi
di atas batu besar
di tepi kali.
ia tersenyum
menggenggam erat jemariku
lalu berkata,
kini aku
bukan sepi lagi.


april 97

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pisau Hati

kutancapkan sebilah pisau
pada kelopak hatimu
yang ungu
setelah lewati
malam-malam penuh api
engkaupun mati membeku.


may 97

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pada Hari Minggu

Setelah 7 bulan berkutat dengan proyek yang tak kunjung selesai, pada hari minggu ini saya memberanikan diri libur 1 hari. Itupun sebenarnya tidak jelas libur buat apa dan mengapa harus libur sementara pekerjaan belum selesai. Namun begitulah... memang tampaknya ada yang perlu disegarkan kembali dalam diri saya ini, entah itu apa namanya.. sudah hampir 2 tahun ini saya menjadi manusia normal, perjalanan yang sungguh berat namun harus dilalui. Dengan menjadi manusia, konsekuensi yang harus saya terima adalah bersikap seperti halnya manusia. Saya sudah kehilangan banyak sekali dunia yang indah dan mengerikan, saya bahkan merasa kehilangan diri saya yang lalu. Namun biarlah semua berlalu, karena hidup adalah sebuah pertanyaan besar, dan saya sudah mengetahui jawabannya. Selamat tinggal Arif.....

Latihan menulis lagi meski masih tertatih-tatih...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hujan

Hujan turun tidak merata...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

In The Begining

There's a light...

akhirnya
mulai menulis lagi
dengan berat hati

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

tanpa judul

kusut jalinan kata
beliti keyakinan
berkarat
pudar oleh kegilaan
hati tanpa rongga

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kehambaran

Apakah anda pernah mengalami rasa kehilangan yang demikian besar ? Dalam hidup ini, kita berkali-kali mengalami keberhasilan dan kegagalan, namun ada kalanya keterikatan pada keberhasilan itu terlalu erat melekat, sehingga saat ternyata yang kita temui adalah kegagalan, hati kita tidak siap untuk menerimanya. Mungkin inilah yang disebut kemelekatan hati itu. Saya berkata demikian karena diri saya sendiri sampai saat ini belum benar-benar memiliki rasa "tidak memiliki" tersebut. Saya sering meyakinkan diri sendiri bahwa hati saya sudah kuat menerima kehilangan dalam berbagai artian, namun nyatanya, ketika kenyataan benar-benar mengharuskan diri saya kehilangan, ternyata hati saya masih merasa berat. Sesuatu yang saya anggap sudah mampu saya jalani ternyata masih jauh. Kenyataan hidup yang mengajarkan demikian. Namun seandainya saya masih menjadi manusia biasa, tentunya sudah tidak tahan lagi menghadapi kehilangan yang bagi manusia biasa terlalu berat. Kehilangan senilai 1,6 milyar. Inilah saatnya bagi saya untuk terus semakin gigih mempraktekkan Kesabaran dan Kehambaran. Zhen - Shan - Ren.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

A Confession of A Lonely Madman

Menjelang tengah malam, ditemani "like a rolling stone"-nya Bob Dylan, saya masih terpaku pada layar TFT LCD 14" Notebook saya, dibingkai oleh Google Chrome; merunuti halaman web berwarna biru putih. Ya, seperti jutaan orang lain yang menikmati keberadaan Facebook, saya sekarang menjadi seperti mereka juga, walaupun entah mungkin hanya untuk sebulan-dua bulan, well (what the hell with that ?).... dan layar YM saya menampilkan kata-kata seseorang dari belahan dunia yang lain "selamat ulang tahun ya bla bla bla..", seseorang yang barangkali takkan pernah bertemu saya lagi di dunia nyata ini face to face.... if not for you katanya....

Inilah magnet dunia cyber, walaupun bisa dibilang "hanya begitu", namun bagi beberapa orang sudah sangat mencandukan jiwa. Pertemanan Virtual, add app dan sebagainya, betapa saya sangat "anti" pada hal-hal semacam itu, dan sekarang justru harus menjalaninya, dengan tanpa terpaksa. Ironis. Memang ada semacam rasa sentimen dan emosional yang lumayan tinggi saat kita bisa bertemu kawan-kawan lama yang sudah lama terpisah, tahu kabar dari mereka sekarang yang mungkin amat berbeda dengan prediksi kita dulu.. contohnya saya yang dulu pernah diprediksi akan mati muda karena kena tembak pistol polisi saat sedang merampok bank, malah sekarang jadi praktisi Falun Gong yang mengutamakan Zhen-Shan-Ren, Sejati-Baik-Sabar...

Dan karena itulah maka saya harus mengakui, bahwa ternyata saya tidak pernah bisa memahami makna "pertemanan", dari dahulu kala hingga saat ini... dunia kita memang berbeda kawan...

buktinya ? sebentar, saya pikir dulu...

---to be continued---

*heran sekarang kok nulis jadi sulit sekali ya????*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS